KUPANG – Seleksi pengisian tujuh Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau Kepala Dinas di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang rampung sebelum sidang paripurna pembahasan perubahan anggaran tahun 2025, sehingga pada saat sidang paripurna pembahasan perubahan anggara dilakukan bisa langsung dihadiri oleh Kadis – Kadis tersebut. Hal ini diungkapkan Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang, Jabir Marola kepada wartawan di Gedung DPRD Kota Kupang, Rabu 20 Agustus 2025.
Menurutnya, seluruh Anggota DPRD Kota Kupang sangat berharap sebelum sidang paripurna pembahasan perubahan anggaran tersebut kekosongan jabatan Kadis semuanya sudah bisa terisi.
“Kami berharap sebelum sidang paripurna pembahasan perubahan anggaran ini kekosongan jabatan Kadis sudah bisa terisi agar yang menghadiri sidang paripurna itu orang – orang yang berkompeten. Jangan Plt Kadis yang hadir atau diwakilkan lagi,” ungkap Politisi NasDem itu.
Sementara itu di tempat terpisah, Penjabat Sekda Kota Kupang, Ignasius Lega ketika dikonfirmasi, ia mengatakan, pihaknya telah selesai melakukan seleksi dan akan segera menyampaikan hasil seleksi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Semua nama sudah kita kompilasikan untuk dikirim ke BKN melalui aplikasi MyASN,” ujarnya.
Ignasius Lega memastikan seleksi pengisian tujuh jabatan ini bisa selesai dalam waktu dekat. Disebutkan, nantinya terdapat tiga nama teratas dari tujuh posisi kepala dinas yang diseleksi untuk direkomendasikan kepada Wali Kota Kupang.
Sementara itu, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo mengungkapkan dirinya sebagai kepala daerah menunggu hasil seleksi yang akan dikirim ke BKN. “Nanti tiga nama itu baru jadi hak saya untuk pilih,” katanya.
Lebih lanjut, dr. Christian Widodo membeberkan kriteria Kepala Dinas yang diinginkannya untuk bisa mewujudkan seluruh program yang telah ia sampaikan sejak masa suksesi.
“Bukan hanya secara akademik bagus, tapi harus bisa bekerja sama di lingkup pekerjaannya, kooperatif, track record bagus, atitut juga bagus, harus bisa satu komando untuk sukseskan visi misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota,” katanya.
dr. Christian Widodo juga memastikan tidak ada intervensi oleh dirinya di seleksi jabatan eselon II ini. “Pansel isinya orang-orang hebat di bidang birokrasi, ada akademisi terpercaya, ada Rektor Unkris di Pansel, tidak mungkin saya intervensi,” tegasnya. (*y3r)
