You are currently viewing Ketua Komisi IV Neda Lalay Dukung Program Pemkot Kupang “Ina Kasih”
filter: 0; jpegRotation: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Hdr; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 64.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

Ketua Komisi IV Neda Lalay Dukung Program Pemkot Kupang “Ina Kasih”

KUPANG – Ketua Komisi IV DPRD Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Neda Lalay mendukung penuh program Ina Kasih, pemberian pembalut gratis bagi perempuan usia produktif dari keluarga pra sejahtera inisiasi Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, yang menurutnya sangat menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, khususnya perempuan.

“Ini merupakan bentuk perhatian terhadap perempuan, dari anggaran yang sudah ada, kita dorong lagi untuk penambahan di tahun 2026,”kata Ketua Komisi IV DPRD Kota Kupang, Neda Lalay, Selasa, 2 Desember 2025.

Neda yang juga Ketua Fraksi NasDem menambahkan, ada makna mendalam dari program tersebut yang diberi nama, Ina, lambang perempuan dan kasih sebagai lambang kota, dimana pemerintah hadir dalam diri perempuan, dan ini menjadi hal yang baru dicetuskan dalam program, yang kerap dianggap sepele dan kecil, namun dengan program seperti ini turut mempersiapkan generasi mendatang, karena kalau perempuan yang sehat dapat melahirkan generasi – generasi yang sehat pula.

“Kedepan, pemerintah jangan hentikan tapi tetap lanjutkan, jadikan perempuan mandiri dan sejahtera, yang kedepan melahirkan generasi sehat penerus bangsa,”tambah Neda.

Sebelumnya, Program Ina Kasih, pada peluncuran perdana, September 2025 lalu menyasar 1.275 orang atau remaja putri dan perempuan pada rentang usia produktif dari usia 10-45 tahun, atau sebanyak 405 keluarga, dari total terdapat sebanyak 4.695 keluarga pra sejahtera yang terdata dengan penghasilan rata – rata sebesar Rp.332ribu/bulan.

“Ina Kasih, adalah pilihan dari Pemkot Kupang, Kota Kasih untuk menjaga martabat perempuan ketika kita menjaga martabat perempuan, kita juga akan menjaga martabat kemanusian,”kata Wakil Wali Kota, Serena Francis.

Salah satu penerima bantuan, Nora Lau, mewakili teman – teman Disabilitas menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas program Ina Kasih sebagai bantuan yang diperuntuk bagi perempuan – perempuan usia produktif termasuk kelompok rentan perempuan dengan disabilitas.

Mewakili teman – teman disabilitas, saya ingin mengucapkan terima kasih banyak untuk bantuan yang diberikan bagi kami, besar harapan kami, semoga program ini bisa berkelanjutan,”ujarnya terbata.

Program Ina Kasih adalah program inovasi dan inisiasi prioritas Pemkot Kupang melalui penyediaan bantuan pembalut gratis sebagai kebutuhan dasar bulanan yang menyasar perempuan – perempuan usia produktif dari keluarga pra sejahtera di Kota Kupang. (*R14)

 

Leave a Reply