KUPANG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Winston Neil Rondo resmi dilantik menjadi Ketua Umum Provinsi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) NTT masa bakti 2025 – 2029 oleh Pengurus Pusat (PP) PBVSI pada, Selasa 17 Juni 2025 di Hotel Sasando Kupang.
Ketua Umum Provinsi PBVSI NTT, Winston Neil Rondo dalam sambutannya, ia mengatakan dalam empat tahun terakhir, bola voli di NTT sempat meredup.
Menurutnya, redupnya bola voli di NTT empat tahun terakhir ini membuat PBVSI NTT seperti kapal yang kehilangan nahkoda.
“Pengurus, termasuk Ketua Umum kurang aktif. Dari 22 pengurus kabupaten, hanya kurang dari lima yang masih bertahan,” kata Winston.
Dikatakan, dampak dari meredup bola voli NTT adalah lapangan – lapangan makin sepi dan mimpi anak – anak nyaris memudar.
“Tapi hari ini, di momen pelantikan ini, saya berdiri sebagai Ketua Umum Pengprov PBVSI NTT periode 2025-2029 dengan tekad agar cerita voli NTT harus bangkit kembali,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga meceritakan, sebuah lapangan voli kecil di pelosok NTT. Di bawah langit Flobamora yang biru, seorang anak memegang bola voli usang, matanya penuh mimpi untuk menjadi bintang voli, membawa kebanggaan bagi NTT. Di pinggir lapangan, seorang pelatih desa menatapnya dengan harap, tahu bahwa mimpi itu butuh dukungan kita semua untuk jadi nyata.
“Ini bukan sekadar cerita, tulah kisah voli NTT. Kisah tentang semangat, perjuangan, dan harapan yang hidup di hati kita,” ucap Winston.
Lanjut Winston, saat ini PBVSI NTT memiliki dua panggung besar di depan, yaitu Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 dan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di NTT dan NTB.
“Ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi tentang kesanggupan menorehkan sejarah, menjadikan NTT sebagai kebanggaan voli Indonesia. Dan untuk mewujudkan itu, kami dengan rendah hati memohon dukungan dari semua pihak, terutama Bapak Gubernur NTT, PP PBVSI yang dihadiri Bapak Bambang Suedi dan Bapak Purnama. Dukungan dan bimbingan kalian adalah lentera yang akan menerangi perjalanan juang kami,” katanya.
“Untuk menulis babak baru kejayaan voli NTT, kami PBVSI NTT akan fokus pada tiga pilar kunci, yaitu : Pertama menata ulang organisasi. Kami akan membangun PBVSI NTT yang kokoh, dari provinsi hingga kabupaten/kota. Setiap pengurus, wasit, pelatih, dan klub akan kami ajak bersinergi, menciptakan fondasi yang kuat untuk masa depan voli. Kedua, menumbuhkan bintang-bintang baru. Kami akan menyelenggarakan pelatihan wasit daerah dan jika memungkinkan pelatihan wahit hingga level nasional di NTT. Demi meningkatkan kapasitas pelatih, dan mencari talenta muda dari SMP, SMA, dan SMK. Anak-anak NTT adalah harapan kita, dan kami akan memastikan mereka mendapat kesempatan untuk bersinar cemerlang. Ketiga, menghidupkan gairah kompetisi. Kami akan menggelar turnamen seperti Piala Gubernur dan kompetisi pelajar. Setiap pukulan bola, setiap sorak penonton, akan menjadi bagian dari cerita kebangkitan voli NTT,” ucap Winston.
Menurutnya juga, perjalanan ini tidak mudah. Karena itu, dengan penuh kerendahan hati.
“saya mengajak seluruh pengurus PBVSI NTT untuk bersatu, melupakan perbedaan kemarin dan bekerja bahu membahu bersama demi voli NTT. Untuk wasit dan pelatih, jadilah pilar yang kokoh. Atlet dan klub, tunjukkan semangat juang Flobamora. Kepada masyarakat NTT, pecinta voli yang luar biasa, dukungan kalian adalah denyut nadi juang kami,” pungkas Poletisi Partai Demokrat itu. (*y3r)
