You are currently viewing DPRD Kota Kupang Turun Pantau Langsung Jalan Rusak di Kota Kupang

DPRD Kota Kupang Turun Pantau Langsung Jalan Rusak di Kota Kupang

KUPANG – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang, Richard Odja bersama Wakil Ketua I DPRD Kota Kupang, Jabir Marola, Ketua Komisi III DPRD Kota Kupang, Maudy Dengah, Anggota Komisi III, Mokris Lay dan Plt Kepala Dinas PUPR Kota Kupang, Maxi Dethan turun pantau langsung jalan rusak di Jalan Banteng, Kelurahan Nunleu, Kecamatan Kota Raja Kota Kupang.

Ketua DPRD Kota Kupang, Richard Odja menyebutkan, ruas jalan Banteng yang menjadi penghubung antara Kelurahan Nunleu dan Kelurahan Airnona menjadi perhatian serius DPRD Kota Kupang. Sebab, kerusakan jalan tersebut sering menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

“Persoalan Kerusakan jalan di Kecamatan Kota Lama dan Kota Raja ini cukup krusial, sehingga kita berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang dalam hal ini Dinas PUPR Kota Kupang agar dalam waktu dekat jalan ini bisa diperbaiki,” ungkap Richard Odja ketika dikonfirmasi, Senin 16:Juni 2025.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Anggota DPRD Kota Kupang atas pengaduan atau aspirasi masyarakat.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Kota Kupang, Jabir Marola mengatakan, sebagai Wakil Rakyat, ia sangat berterima kasih terhadap Ketua Karang Taruna bersama warga Kelurahan Nunleu terlah memberikan informasi atau persoalan yang terjadi di kelurahan tersebut.

“Kita sangat berterima kasih kepada Ketua Karang Taruna dan Warga, karena sebagai Wakil Rakyat tidak semua persoalan yang ada di masyarakat kita bisa tau apa bila tidak ada laporan,” kata Jabir.

“Selain itu saya juga sangat berterima kasih kepada Dinas PUPR Kota Kupang yang dengan cepat merespon pengeluaran dari masyarakat,” ucapnya.

Plt Kadis PUPR Kota Kupang, Maxi Dethan mengatakan, jalan rusak di Jalan Banteng tersebut bersama beberapa jalan rusak lain di Kota Kupang masuk dalam pemeliharaan rutin tahun 2025.

“Ada beberapa lokasi prioritas itu tanggal 23 Juni 2025 besok sudah dilakukan kontrak kerja. Untuk anggaran pemeliharaan tahun ini anggarannya sebesar Rp 1,4 Miliar, dan untuk pekerjaan pemeliharaan ini dikerjakan secara bertahap,” tambah Maxi. (*4n1)

Leave a Reply