KUPANG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Viktor Bungtilu Laiskodat melalui badan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kota Kupang, menggelar nonton bareng film Tabayyun bersama ratusan masyarakat Daerah Pemilihan (Dapil II) Nusa Tenggara Timur (NTT). Film Tabayun dibintangi oleh sederet aktor dan aktris papan atas seperti Titi Kamal, Ibrahim Risyad, Naysilla Mirdad, Farrella Rafisqy dan aktris senior Jenny Rachman.
Staf Ahli Anggota DPR RI, Viktor Bungtilu Laiskodat, Angky Hanas menyebabkan, film Tabayyun mengisahkan jatuh bangun Zalina (Titi Kamal) sebagai ibu tunggal dari Arka (Farrell Rafisqy).
“Zalina adalah ibu tunggal dari anaknya yang bernama Arka. Ketika Arka berusia 5 Tahun, Zalina berkenalan dengan seorang cowok dari anak tunggal dari Boss perusahaan tempat ia bekerja, dan mereka berdua menjalin hubungan. Namun, hubungan kedua tersebut tidak disetujui oleh Samira (Jenny Rachman) ibunda dari Ibrahim Risyad (Arlo) kerana dengan pertimbangan bibit, bebet dan bobot dari Zalina ini. Dengan tidak disetujui hubungan mereka berdua itu, Zalina terus mempertahankan nilai – nilai ahklak dan akhirnya Tuhan menjodohkan kedua pasangan ini, dan juga ibunda Aldo merestui hubungan mereka,” ucap Angky kepada wartawan di Bioskop Transmart Kupang XXI, Jumat 16 Mei 2025 malam.
Menurut Angky, kesimpulan cerita dari film ini untuk mengajarkan kita agar tidak rapuh atau patah semangat.
“Film Tabayyun ini mengajarkam kita untuk tidak cepat rapuh dalam mengahadapi persoalan. Artinya, persoalan apa yang kita hadapi itu, kita harus tetap semangat dan terus berjuang untuk konsisten mempertahankan keyakinan dan nilai – nilai prinsip pribadi yang baik dan kebenaran saat menghadapi persoalan, sehingga apa yang kita lakukan itu bisa membuahkan hasil yang baik juga sesuai dengan keinginan kita,” ungkapnya.
Dikatakan, cerita film Tabayyun ini juga mampu menyentuh hati penonton sekaligus mampu memberikan edukasi atau renungan makna hidup bagi masyarakat.
“Jadi tujuan dari Bapak Viktor Bungtilu Laiskodat baut Nobar Film Tabayyun ini, agar masyarakat bisa mengambil nilai positif dari film ini sendiri. Yang mana masyarakat harus tetap semangat untuk memperjuangkan hak hidup mereka,” tutup Angky. (*4n1)
