You are currently viewing Anggota DPR RI Viktor Laiskodat Lakukan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Bagi Masyarakat Kota Kupang

Anggota DPR RI Viktor Laiskodat Lakukan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Bagi Masyarakat Kota Kupang

KUPANG – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Viktor Bungtilu Laiskodat melakukan Seminar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan. Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI itu digelar di Aula Hotel GreeNia Hotel Kota Kupang dengan menghadirkan dua Narasumber, yaitu Pakar Hukum Administrasi Negara, Yohanes Tuba Helan dan Dekan Fisip Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Wiliam Djami. Dan dihadiri juga 200 orang peserta seminar, Kamis 15 Mei 2025.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kota Kupang, Salmon Nubatonis menyebutkan, DPD Partai NasDem Kota Kupang mengadakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara yang diinisiasi oleh Anggota Komisi I DPR RI, Bapak Viktor Bungtilu Laiskodat.

“Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, Bapak Viktor Bungtilu Laiskodat berharap seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki komitmen untuk mencintai tanah air Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) agar terhindar dari isu – isu perpecahan NKRI yang datang dari dalam negeri maupun luar negeri,” ungkap ketika dikonfirmasi, Kamis 15 Mei 2025.

Pada kesempatan yang sama, Pakar Hukum Administrasi Negara, Yohanes Tuba Helan mengatakan, Negara memiliki kuasa untuk menekan kelompok – kelompok radikal agar tidak mendapat tempat kehidupan di NKRI.

Menurutnya, masyarakat diperbolehkan untuk membentuk sebuah Organisasi Masyarakat (Ormas). Namun, tidak untuk Ormas yang selalu membuat kekerasan dan anarki yang dapat merugikan kita sendiri.

“Pemerintah harus tegas. Memang, dalam berdemokrasi rakyat berhak berkumpul, berserikat dan berpendapat, tetapi harus tetap dalam rana hukum sesuai dengan Empat Pilar Kebangsaan,” kata Yohanes.

Kendati dikatan, sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan tersebut sangat penting untuk terus sosialisasikan, sehingga Empat Pilar Kebangsaan ini betul – betul mendarah daging di masyarakat Indonesia.

“Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan kepada masyarakat ini sangat penting, sehingga mereka bisa memahami dengan baik dan keinginan mereka untuk berbuat hal – hal kekerasan dan anarki ini jauh dari pikiran mereka,” jelas Yohanes.

Ia berharap, kedepan dalam dunia pendidikan di Indonesia sudah harus diterapkan mata pelajaran Empat Pilar Kebangsaan.

“Materi Empat Pilar Kebangsaan ini sudah harus diterapkan disetiap sekolah, SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi, tergantung tingkat kesulitannya. Sehingga semua siswa ini memiliki pemahaman Empat Pilar Kebangsaan ini dengan baik dan bisa diimplementasikan dalam kehidupan mereka sehari – hari,” katanya.

Sementara itu, Dekan Fisip Undana Kupang Wiliam Djami menambahkan, Empat Pilar Kebangsaan tersebut sebagai dasar untuk kita hidup berbangsa dan bernegara. Namun, yang menjadi persoalan adalah ketika Empat Pilar Kebangsaan ini jika tidak dilakukan sosialisasi dengan baik, maka akan terjadi lunturnya nilai – nilai Empat Pilar Kebangsaan ini sendiri.

“Sehingga bagi saya, sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini sangat perlu ditingkatkan. Sehingga saya berharap kurikulum mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP) harus dihidupkan kembali dengan cakupan Empat Pilar Kebangsaan, baik di tingkat SD, SMP, SMA maupun Perguruan Tinggi,” ungkapnya.

“Jika ini kita lakukan, saya kira akan mencegah konflik dan perpecahan di NKRI. Empat Pilar Kebangsaan ini adalah sebuah fondasi yang kuat untuk NKRI. Memang negara – negara lain tidak memiliki Empat Pilar Kebangsaan tapi mereka tetap kokoh, sedangkan kita Indonesia memiliki Empat Pilar Kebangsaan tapi implementasi belum optimal karena semua belum memahami Empat Pilar Kebangsaan ini. Oleh karena itu, sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan seperti yang dilakukan Partai NasDem ini sangat baik. Dengan kegiatan ini Partai NasDem sudah memberikan pendidikan politik yang baik bagi masyarakat di Kota Kupang,” tutup Wiliam. (*4n1)

Leave a Reply