KUPANG – Keluarga besar Forum Pemuda Nusa Tenggara Timur (NTT) Cendana Wangi meminta agar Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) agar terus mengawali kasus pengeroyokan yang dilakukan 6 oknum Anggota Polisi yang bertugas di Mabes Polri yang menyebabkan dua Debt Collector meninggal dunia pada, Kamis 11 Desember 2025 di Taman Makam Pahlawan Kalibata Jakarta Selatan kemarin.
Ketua DPW Forum Pemuda NTT Yosef Meba mengecam keras atas pengeroyokan yang dilakukan oleh 6 orang oknum polisi yang menyebabkan dua Debt Collector Miklon Edisafat dan Novergo Aryanto asal NTT meninggal dunia.
Menurutnya, kematian dua Debt Collector ini bukan hanya membawa duka bagi keluarga, namun menjadi duka yang mendalam bagi seluruh masyarakat dan generasi muda NTT.
“Atas nama persaudaraan, kami Forum Pemuda NTT berjanji akan ikut berdiri menuntut keadilan bagi kedua saudara kami. Karena Forum Pemuda NTT memandang peristiwa ini sebagai alaram serius bagi semua pihak tentang pentingnya perlindungan, keselamatan dan keberpihakan nyata terhadap Pemuda sebagai aset pembangunan daerah dan bangsa,” ungkap Ketua DPW Forum Pemuda NTT Yosef Meba dalam konferensi pers di Kota Kupang, Senin (15/12/2025).
Ia menyebutkan, Forum Pemuda NTT mendukung aparat penegak hukum dan pihak yang berwenang untuk melakukan penanganan yang profesional, transparan dan berkeadilan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
“Untuk itu kami meminta Polda Metro Jaya agar pasal yang dikenakan pada para pelaku harus benar – benar setimpal dengan perbuatan mereka, yaitu Pasal 338 atau 340 KUHP karena nyawa yang dihilangkan tidak dapat diganti,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga meminta Presiden Prabowo dan Anggota DPR RI dari Dapil NTT untuk mengawali kasus ini, dan meminta kepada Kapolri untuk mengusut tuntas atas kasus ini dan menerapkan asal sesuai dengan perbuatan para tersangka.
“Forum Pemuda NTT akan terus mengawali kasus ini dan menuntut keadilan bagi kedua saudara kami. Dan kami tidak akan berhenti sampai keadilan tercapai di Negeri ini,” tegasnya. (*R14)
