Marak Aksi Begal, Warga Batuplat Minta Esy Bire Perjuangkan Penerangan Lampu Jalan

You are currently viewing Marak Aksi Begal, Warga Batuplat Minta Esy Bire Perjuangkan Penerangan Lampu Jalan

 

KUPANG – Maraknya aksi pembegalan di jalur perbatasan Kelurahan Batuplat dan Bakunase, Kota Kupang, membuat warga RT 21/RW 009, Kelurahan Batuplat, Kecamatan Alak, meminta perhatian serius pemerintah. Warga berharap Anggota DPRD Kota Kupang dari Partai NasDem, Esy Bire, memperjuangkan pemasangan lampu penerangan jalan demi meningkatkan keamanan dan keselamatan masyarakat.

Aspirasi tersebut disampaikan salah seorang warga saat kegiatan reses Anggota DPRD Kota Kupang, Esy Bire, di RT 21, Kelurahan Batuplat, Senin (26/10/2026).

Warga mengungkapkan, kondisi jalur yang sepi dan minim penerangan pada malam hari diduga menjadi salah satu faktor yang meningkatkan kerawanan tindak kriminal, termasuk aksi pembegalan terhadap pengendara sepeda motor yang melintasi kawasan tersebut.

“Jalur ini sangat sepi dan gelap karena tidak ada lampu jalan. Akibatnya, warga merasa khawatir saat melintas, terlebih pada malam hari, karena sering terjadi aksi pembegalan,” ungkap warga dalam kegiatan reses tersebut.

Warga berharap aspirasi mengenai pemasangan lampu jalan dapat menjadi perhatian pemerintah daerah dan segera ditindaklanjuti. Menurut mereka, penerangan yang memadai sangat dibutuhkan untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang menggunakan jalur tersebut.
Menanggapi keluhan itu, Esy Bire menyatakan akan menampung dan memperjuangkan aspirasi warga melalui forum pembahasan bersama Pemerintah Kota Kupang.

“Semua aspirasi warga sudah saya catat dan akan saya bawa untuk dibahas bersama Pemerintah Kota Kupang. Saya akan memperjuangkan agar kebutuhan penerangan lampu jalan ini menjadi prioritas, sehingga dapat membantu meningkatkan keamanan dan mencegah terjadinya tindak kriminal di jalur tersebut,” kata Esy.

Ia berharap, aspirasi yang disampaikan masyarakat melalui kegiatan reses tersebut dapat memperoleh perhatian dan tindak lanjut dari pemerintah, sehingga warga dapat beraktivitas dan melintasi jalur perbatasan Batuplat–Bakunase dengan lebih aman dan nyaman.

Pemasangan lampu penerangan jalan di kawasan tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah preventif untuk mengurangi kerawanan kriminalitas sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan, khususnya pada malam hari. (*4n1)