KUPANG – Sebanyak 17 rumah warga di Kelurahan Alak, Kelurahan Manutapen dan Kelurahan Airnona Kota Kupang porak poranda dihantam badai Angin Puting Beliung.
Belasan rumah yang terdampak musibah Angin Puting Beliung pada Jumat (16/1/2026) sekira pukul 23.30 Wita itu mengalami kerusakan berat, sedang dan rusak ringan.
Menyikapi kejadian tersebut, pihak kepolisian Polresta Kupang Kota bersama warga setempat gotong royong untuk membangun perumahan rumah sementara bagi korban.
Salah satu warga korban dampak bencana Angin Puting Beliung di Rt 14 Kelurahan Manutapen, Agustinus B. Kalli menyebutkan, angin kencang yang disertai hujan deras datang secara tiba – tiba sekira pukul 23.30 Wita.
Menurutnya, peristiwa itu terjadi pada saat warga sedang tidur.
Angin kencang disertai hujan yang berlangsung kurang lebih 10 menit, ungkap Agustinus ketika dikonfirmasi Sabtu (17/1/2026).
Sementara itu, Kabag OPS Porlesta Kupang Kota, Mesakh Yohanis Hetharie mengatakan, sesuai data pihak kepolisian sementara sebanyak 17 rumah warga yang terdampak angin puting beliung tersebut.
Menurutnya, 17 rumah warga yang terdampak angin puting beliung tersebut berada di tiga Kelurahan, yaitu Kelurahan Alak, Kelurahan Manutapen dan Kelurahan Airnona.
“Rumah warga dengan kategori rusak berat ada 5 unit rumah, rusak sedang 5 unit rumah dan yang lainnya rusak ringan,” ungkapnya.
Dikatakan, saat ini pihak kepolisian dan warga bahu setempat membahu untuk membangun rumah sementara untuk warga yang rumahnya terdampak bencana ini,” ucapnya. (*R14)
