PSMTI NTT Bakal Gelar Kupang Lampion Foot Street Market, Dorong UMKM dan Pariwisata di Kota Kupang 

You are currently viewing PSMTI NTT Bakal Gelar Kupang Lampion Foot Street Market, Dorong UMKM dan Pariwisata di Kota Kupang 
filter: 0; jpegRotation: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: NightHDR; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 64.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

KUPANG – Komunitas Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia Nusa Tenggara Timur (PSMTI NTT) bakal menggelar festival Kupang Lampion Foot Street Market atau Festival Lampion Akbar di Kota Kupang selama 3 hari, yakni 6 – 7 Maret 2026 mendatang. Festival Kupang Lampion Foot Street Market ini merupakan salah satu kegiatan untuk mendukung pariwisata dan UMKM di Kota Kupang sekaligus menyambut tahun baru cina.

Ketua Panitia Kupang Lampion Foot Street Market 2026 Dr. Andree Hartanto mengatakan, Kupang Lampion Foot Street Market merupakan sebuah ruang kolaborasi yang bahkan luar biasa.

“Bahkan ini menunjukkan sebuah kolaborasi mulai dari PSMTI NTT bersama Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kota Kupang untuk menggerakkan berbagai aspek pariwisata budaya yang ada di NTT. Selain itu, kegiatan ini juga untuk menggerakkan roda ekonomi kreatif melalui UMKM di Kota Kupang,” kata Dr. Andree dalam jumpa pers, Sabtu (7/2/2026).

Menurutnya, melalui Pasar Kaki Lima Lampion Kupang merupakan salah satu daya tarik wisatawan datang ke Kota Kupang.

Sehingga kegiatan ini sangat didukung oleh Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kota Kupang. Sehingga kami yakin acara ini bukan acara biasa. Sebab, acara ini dimana kita semua ikut berkontribusi dan harmonis dalam keberagaman, katanya.

Ia menyebutkan, event ini memang baru pernah dilakukan di tahun 2026. Sehingga kedepannya dijadikan event tahunan.

“Saya mau tegaskan bahwa acara tahun 2026 diprakarsai oleh PSMTI NTT,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PSMTI NTT, Hengky Lianto menambahkan, acara tersebut merupakan dukungan PSMTI NTT terhadap pariwisata dan UMKM di Kota Kupang.

“Imlek atau tahun baru cina ini merupakan bagian dari budaya keberegaman di Indonesia khususnya yang harus dilestarikan. Sehingga kita ingin kegiatan ini bisa mendorong pariwisata dan UMKM di Kota Kupang,” uacapnya. (*R14)