You are currently viewing BNPT Provinsi NTT Perkuat Pencegahan Terorisme dan Intoleransi Melalui Pendekatan Budaya

BNPT Provinsi NTT Perkuat Pencegahan Terorisme dan Intoleransi Melalui Pendekatan Budaya

KUPANG – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Nusa Tenggara Timur (NTT) terus memperkuat upaya pencegahan terorisme dan intoleransi melalui pendekatan kebudayaan.

Kepala Subdirektorat Pemberdayaan Masyarakat Kolonel Sus. Harianto, M.Pd melakukan pertemuan dengan gubernur NTT di kantor Gubernur NTT, Kamis 11 Juni 2025.

Pertemuan tersebut membahas kerjasama dalam penyelenggaraan kegiatan Suara Damai Nusantara (SUDARA) yang menghadirkan lomba membaca puisi dan gelar budaya bagi pelajar dan mahasiswa di wilayah NTT.

Kegiatan ini diinisiasi sebagai bagian penguatan daya tangkal generasi muda terhadap kekerasan ideologi melalui medium seni dan budaya lokal.

Kolonel sus. Harianto, M.Pd dalam pernyataannya menyampaikan bahwa kegiatan SUDARA ini bertujuan membangun ruang ekspresi damai serta memperkuat identitas persahabatan dikalangan generasi muda.

“Kita ingin menghadirkan narasi damai yang tumbuh dari akar buadaya lokal, puisi dan pertunjukaan budaya bukan hanya media seni, tapi juga sarana strategi memperkuat kebhinekaan dan membangun ketahanan masyarakat terhadap paham radikalisme dan terorisme,”ujarnya.

Gubernur NTT Melki Laka Lena, menyambut baik kegiatan SUDARA di NTT ini, yang diselenggarakan pada 12 Juni 2025 yang akan melibatkan generasi muda baik pelajar ataupun pelajar.

Melalui SUDARA ini Gubernur Melki menekankan pentingnya melibatkan generasi muda sebagai agen perdamaian dan pelestari budaya lokal yang menjadi kekayaan bangsa.

“kami sangat mengapresiasi BNPT dan FKPT NTT dalam kegiatan SUDARA ini yang melibatkan generasi muda baik pelajar dan pelajar, inilah pentingnya melibatkan generasi muda dalam agen perdamaian dan pelestari budaya lokal sebagai kekayaan bangsa,” ungkap Melki.

Kegiatan Suara Damai Nusantara (SUDARA) ini dapat membuka jejaring komunitas damai sekaligus memberikan ruang partisipasi bagi generasi muda dalam membumikan semangat toleransi dan cinta tanah air karena kegiatan ini akan diikuti 100 orang peserta pelajar yang diselenggarakan di SMK N 3 Kupang. (*4n1)

Leave a Reply